Minggu, 15 Maret 2015

Tentang diriku



Nama saya ELSI INDRIYANI, saya lahir di jakarta 1 Mei 1995. Saya anak ke 4 dari 7 bersaudara yang terdiri dari 3 kakak dan 3 adik. Saya tinggal di daerah kebon jeruk jakarta barat, saya masih tinggal dengan keluarga saya. Sekarang saya menginjak usia kepala dua yaitu 20 tahun. Saya pernah sekolah di TK DINNA, SDN 08 PAGI KEBON JERUK, SMPN 127 JAKARTA, dan SMA AL- KAMAL. Dan sekarang sedang melanjutkan studi di universitas gunadarma dengan mengambil jurusan sistem informasi.
Kalau ngomongin kekurangan dan kelebihan yang ada di dalam diri saya sebenernya kurang suka. Karena ini tugas mau gimana lagi. Pertama kita ngomongin kekurangan saya dulu, nama manusia pasti tidak ada yang sempurna kan ya. Begitu juga dengan saya yang begitu banyak kekurangan nya. Menurut saya kekurangan dalam diri saya adalah masih belum dewasa, karena saya masih seperti anak kecil yang dalam menyelesaikan masalah selalu dengan emosi. Dan saya juga salah satu orang yang punya penyakit pelupa, seperti nya penyakit ini turunan karena papa dan kaka saya juga pelupa hanya kita bertiga yang selalu pelupa tapi menyalahkan orang lain. Dan kalau kata temen saya, saya itu orangnya teledor dan suka cereboh dalam melakukan hal-hal. Jadi kekurangan yang ada dalam diri saya begitu banyak tapi tidak semua kekurangan dapat kita ketahui sendiri terkadang kita tau dari sahabat kita. Dan dari kekurangan tersebut kita mengetahui bahwa manusia itu tidak ada yang sempurna.
                Tuhan kita menciptakan manusia itu berpasangan seperti jodoh kita yang di tentukan, nah kekurangan juga pasti ada pasangan nya yaitu kelebihan. Tuhan kita pasti memberikan kelebihan pada diri kita masing-masing.  Dan tapi bagaimana kita untuk mengasah kemampuan yang ada pada diri kita sendiri. Seperti saya dulu sewaktu SD saya mempunyai kemampuan jadi atlet, saya sudah mengikutin perlombaan dan lumayan hasil nya. tapi di satu sisi ayah saya tidak suka anak nya menjadi atlet jadi saya berhenti dan tidak melanjutkan lagi. Padahal kalau saya memaksa kan diri untuk tetap ikut mungkin saya sekarang jadi seorang atlet. Tapi biarlah yang lalu biarlah berlalu dan cari kelebihan yang lain. Sebenernya saya cinta dunia olah raga, saya mengikuti badminton, sepak bola dan basket. Tapi dari semua itu ayah saya tidak ada yang mendukung. Jadi saya meninggalkan itu semua dan mengikuti dan mengikuti ayah saya supaya saya jadi wanita yang kalem.
                Jadi itu kelebihan yang saya miliki dan untuk yang mempunyai kelebihan sebaik nya di kembangan biar tidak jadi penyesalan ke depannya. Dan yang masih banyak kekurangan nya lebih baik mensyukuri kekurangan yang ada karena dari kekurangan tersebut mungkin bisa jadi suatu kelebihan yang ada pada diri kita. Jadilah orang yang selalu mensyukuri apa yang ada pad diri kita dan memperbaiki kesalahan dan kekurangan yang ada.
SELESAI!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar