Senin, 16 Maret 2015

ARTIKEL PEREKONOMIAN di INDONESIA



ARTIKEL PEREKONOMIAN di INDONESIA
Saat ini Ekonomi Indonesia bersikap penuh optimis bagi pertumbuhan ekonomi yang meningkat. Dengan pertumbuhan dan pendapatan nasional semakin mengalami peningkatan maka kita dapat melihat perkembangan dan kemajuan terhadap negara lain. Pendapatan nasional per tahun di Indonesia akan mampu memberikan kemajuan.
Untuk tingkat ekonomi makro  akan sangat berpengaruh dalam pertumbuhan ekonomi. Salah satu pertumbuhan ekonomi dapat dilihat dan ditunjukkan dengan permintaan domestik yang masih menjadi penopang utama untuk kinerja perekonomian. Tak ketinggalan juga bagi dunia ekspor dan impor, serta investasi.
Ekonomi Indonesia
Di lihat pada kurangnya perekonomian makro di aspek perbankan ini dapat pula kita rasakan adanya pertumbuhan Ekonomi Indonesia yang semakin meningkat. Bank Indonesia dapat memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi untuk sepanjang triwulan  tahun 2011 masih akan bertumbuh  tinggi, yaitu mencapai di kisaran 6,4 persen. Jadi, sepanjang tahun ini juga, perekonomian Indonesia diramalkan akan tumbuh di kisaran 6 persen sampai 6,5 persen.
Kondisi Ekonomi Indonesia Dilihat dari Pendapat Domestik Bruto
Pendapat Domestik Bruto (PDB) di Indonesia untuk masa kini telah menempati tingkat urutan yang ke-18 dari 20 negara yang memiliki PDB terbesar di dunia. Dan ternyata hanya ada lima negara Asia yang masuk ke dalam kategori [ada daftar yang dikeluarkan oleh Bank Dunia, yaitu lima negara Asia tersebut adalah Negara Jepang berada pada urutan ke-2, Negara Cina pada urutan ke-3, Negara India pada urutan ke-11, dan Negara Korea Selatan pada urutan ke-15.
Dengan adanya lembaga – lembaga swadaya masyarakat yang bekerja sama dengan Institut Kemandirian senantiasa akan berusaha untuk mencetak kaum muda yang berpotensi menjadi sosok hebat sebagai pejuang ekonomi merupakan salah satu cara cara dalam membuat sebuah pemerataan pertumbuhan ekonomi dan dapat dirasakan oleh banyak rakyat di Indonesia.
Hubungan yang bersinergi antara kementrian maka harus dibuat semakin lebih peduli dan saling menunjang sehingga tidak terjadi tumpang tindih serta akan lebih bermanfaat untuk masyarakat. Dengan adanya kampanye pembentukan jiwa kewirausahaan , seperti misalnya pada seminar yang bertaraf internasional, yaitu merupakan salah satu jalan dalam membangkitkan semangat dan juga potensi jiwa pejuang ekonomi yang sungguh pantang menyerah dan kaya akan kreativitas.
Pada dampak globalisasi ekonomi secara positif dan dampak globalisasi yang negatif menjadi bagian yang tidak dapat terpisahkan pada dunia usaha. Saat kita berpikir untuk menjadi seorang pengusaha dan lebih memanfaatkan setiap peluang usaha yang dimiliki maka saat itu sebenarnya kita memasuki ke dalam sebuah sistem Ekonomi Indonesia dan tentunya yang paling populer yakni sistem ekonomi kapitalis yang menjadi suatu bagian integral pada proses globalisasi tersebut. Sehingga ada banyak makna dari globalisasi secara umum yang memiliki sebuah kemiripan untuk salah satu pengertian globalisasi seperti sebuah proses yang melintasi batas negara di mana antar masyarakat maupun kelompok, dan tak ketinggalan antar negara yang saling berinteraksi, berhubungan, bergantung terkait, dan saling mempengaruhi antara satu dengan lainnya.
Sebagaimana yang diketahui bahwa sebuah sistem globalisasi ekonomi mempunyai dampak positif dan juga dampak yang negatif, maka terlepas dari pendapat yang pro terhadap globalisasi ekonomi dan secara kontra pada globalisasi ekonomi lalu kita akan mencoba untuk menelaah secara sederhana mengenai dampak positif dan negatif untuk globalisasi ekonomi.
Untuk dampak positif globalisasi ekonomi yang dipandang dari segi kreatifitas dan daya saing bahwa dengan semakin melebarnya pasar bagi produk-produk ekspor maka sudah sangat diharapkan untuk menumbuhkan kreativitas serta peningkatan akan kualitas produksi yang disebabkan adanya dorongan untuk tetap berada dalam keadaan yang penuh realistis dan eksis ditengah kehidupan yang penuh persaingan global. Dan secara natural, hal ini akan terjadi manakala hadir sebuah kesadaran akan keharusan berinovasi untuk muncul dan hingga pada giliranya akan menciptakan produk dalam negeri yang begitu handal dan sungguh mengalami kualitas diri.
Disisi lain bahwa kondisi dimana kemampuan berkenaan daya saing rendah dan ketidakmampuan bagi Indonesia dalam mengelola persaingan sehingga akan  menimbulkan mimpi buruk perekonomian negeri saat ini, maka hal ini pula yang akan mendatangkan berbagai macam dampak negatif globalisasi Ekonomi Indonesia misalnya seperti membanjirnya sebuah produk luar negeri sebut saja yakni produk-produk negara Cina yang pada akhirnya mematikan nilai produksi dalam negeri, sehingga warga negara Indonesia hanya bisa dan bahkan akan menjadi tenaga kasar yang mempunyai gaji rendah sedangkan untuk pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan skill akan segera dikuasai oleh kaum luar atau ekspatriat asing, dan tentunya lowongan pekerjaan pada saat ini sudah sangat sempit dan mengalami berbagai kendala bagi masyarakat yang menganggur serta akan semakin habis kesempatan kerja yang dikarenakan adanya gelombang pekerja asing.
Sedangkan dampak positif globalisasi Ekonomi Indonesia dari segi permodalan, maka dari sisi ketersediaan akses modal untuk dana  akan menjadi semakin mudah memperoleh investasi dari luar negeri. Investasi ini secara langsung misalkan pada pembangunan pabrik yang akan turut membuka lowongan kerja. Akan tetapi hanya saja dampak positif ini akan berbalik secara 180 derajat saat pemerintah mengalami ketidakmampuan dalam mengelola aliran dana asing. Hal ini akan terjadi malah penumpukan dana asing lebih menguntungkan bagi pemilik modal dan sungguh terlalu rawan untuk menimbulkan krisis ekonomi akibat jatuhnya nilai mata uang Rupiah.
ANALISA:
Jadi sebagai mesti nya pemerintahan indonesia harus lebih akfit lagi dalam mengembangkan perekonomian di indonesia. Dan kita sebagai generasi bangsa bisa melakukan hal yang bisa menguntungkan negara seperti kita mengikuti lomba internasional. Dan kita juga bisa menguasai pasar dunia agar perekonomian kita tidak terpuruk lagi.

artikel perekonomian indonesia



ARTIKEL PEREKONOMIAN di INDONESIA
Saat ini Ekonomi Indonesia bersikap penuh optimis bagi pertumbuhan ekonomi yang meningkat. Dengan pertumbuhan dan pendapatan nasional semakin mengalami peningkatan maka kita dapat melihat perkembangan dan kemajuan terhadap negara lain. Pendapatan nasional per tahun di Indonesia akan mampu memberikan kemajuan.
Untuk tingkat ekonomi makro  akan sangat berpengaruh dalam pertumbuhan ekonomi. Salah satu pertumbuhan ekonomi dapat dilihat dan ditunjukkan dengan permintaan domestik yang masih menjadi penopang utama untuk kinerja perekonomian. Tak ketinggalan juga bagi dunia ekspor dan impor, serta investasi.
Ekonomi Indonesia
Di lihat pada kurangnya perekonomian makro di aspek perbankan ini dapat pula kita rasakan adanya pertumbuhan Ekonomi Indonesia yang semakin meningkat. Bank Indonesia dapat memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi untuk sepanjang triwulan  tahun 2011 masih akan bertumbuh  tinggi, yaitu mencapai di kisaran 6,4 persen. Jadi, sepanjang tahun ini juga, perekonomian Indonesia diramalkan akan tumbuh di kisaran 6 persen sampai 6,5 persen.
Kondisi Ekonomi Indonesia Dilihat dari Pendapat Domestik Bruto
Pendapat Domestik Bruto (PDB) di Indonesia untuk masa kini telah menempati tingkat urutan yang ke-18 dari 20 negara yang memiliki PDB terbesar di dunia. Dan ternyata hanya ada lima negara Asia yang masuk ke dalam kategori [ada daftar yang dikeluarkan oleh Bank Dunia, yaitu lima negara Asia tersebut adalah Negara Jepang berada pada urutan ke-2, Negara Cina pada urutan ke-3, Negara India pada urutan ke-11, dan Negara Korea Selatan pada urutan ke-15.
Dengan adanya lembaga – lembaga swadaya masyarakat yang bekerja sama dengan Institut Kemandirian senantiasa akan berusaha untuk mencetak kaum muda yang berpotensi menjadi sosok hebat sebagai pejuang ekonomi merupakan salah satu cara cara dalam membuat sebuah pemerataan pertumbuhan ekonomi dan dapat dirasakan oleh banyak rakyat di Indonesia.
Hubungan yang bersinergi antara kementrian maka harus dibuat semakin lebih peduli dan saling menunjang sehingga tidak terjadi tumpang tindih serta akan lebih bermanfaat untuk masyarakat. Dengan adanya kampanye pembentukan jiwa kewirausahaan , seperti misalnya pada seminar yang bertaraf internasional, yaitu merupakan salah satu jalan dalam membangkitkan semangat dan juga potensi jiwa pejuang ekonomi yang sungguh pantang menyerah dan kaya akan kreativitas.
Pada dampak globalisasi ekonomi secara positif dan dampak globalisasi yang negatif menjadi bagian yang tidak dapat terpisahkan pada dunia usaha. Saat kita berpikir untuk menjadi seorang pengusaha dan lebih memanfaatkan setiap peluang usaha yang dimiliki maka saat itu sebenarnya kita memasuki ke dalam sebuah sistem Ekonomi Indonesia dan tentunya yang paling populer yakni sistem ekonomi kapitalis yang menjadi suatu bagian integral pada proses globalisasi tersebut. Sehingga ada banyak makna dari globalisasi secara umum yang memiliki sebuah kemiripan untuk salah satu pengertian globalisasi seperti sebuah proses yang melintasi batas negara di mana antar masyarakat maupun kelompok, dan tak ketinggalan antar negara yang saling berinteraksi, berhubungan, bergantung terkait, dan saling mempengaruhi antara satu dengan lainnya.
Sebagaimana yang diketahui bahwa sebuah sistem globalisasi ekonomi mempunyai dampak positif dan juga dampak yang negatif, maka terlepas dari pendapat yang pro terhadap globalisasi ekonomi dan secara kontra pada globalisasi ekonomi lalu kita akan mencoba untuk menelaah secara sederhana mengenai dampak positif dan negatif untuk globalisasi ekonomi.
Untuk dampak positif globalisasi ekonomi yang dipandang dari segi kreatifitas dan daya saing bahwa dengan semakin melebarnya pasar bagi produk-produk ekspor maka sudah sangat diharapkan untuk menumbuhkan kreativitas serta peningkatan akan kualitas produksi yang disebabkan adanya dorongan untuk tetap berada dalam keadaan yang penuh realistis dan eksis ditengah kehidupan yang penuh persaingan global. Dan secara natural, hal ini akan terjadi manakala hadir sebuah kesadaran akan keharusan berinovasi untuk muncul dan hingga pada giliranya akan menciptakan produk dalam negeri yang begitu handal dan sungguh mengalami kualitas diri.
Disisi lain bahwa kondisi dimana kemampuan berkenaan daya saing rendah dan ketidakmampuan bagi Indonesia dalam mengelola persaingan sehingga akan  menimbulkan mimpi buruk perekonomian negeri saat ini, maka hal ini pula yang akan mendatangkan berbagai macam dampak negatif globalisasi Ekonomi Indonesia misalnya seperti membanjirnya sebuah produk luar negeri sebut saja yakni produk-produk negara Cina yang pada akhirnya mematikan nilai produksi dalam negeri, sehingga warga negara Indonesia hanya bisa dan bahkan akan menjadi tenaga kasar yang mempunyai gaji rendah sedangkan untuk pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan skill akan segera dikuasai oleh kaum luar atau ekspatriat asing, dan tentunya lowongan pekerjaan pada saat ini sudah sangat sempit dan mengalami berbagai kendala bagi masyarakat yang menganggur serta akan semakin habis kesempatan kerja yang dikarenakan adanya gelombang pekerja asing.
Sedangkan dampak positif globalisasi Ekonomi Indonesia dari segi permodalan, maka dari sisi ketersediaan akses modal untuk dana  akan menjadi semakin mudah memperoleh investasi dari luar negeri. Investasi ini secara langsung misalkan pada pembangunan pabrik yang akan turut membuka lowongan kerja. Akan tetapi hanya saja dampak positif ini akan berbalik secara 180 derajat saat pemerintah mengalami ketidakmampuan dalam mengelola aliran dana asing. Hal ini akan terjadi malah penumpukan dana asing lebih menguntungkan bagi pemilik modal dan sungguh terlalu rawan untuk menimbulkan krisis ekonomi akibat jatuhnya nilai mata uang Rupiah.
ANALISA:
Jadi sebagai mesti nya pemerintahan indonesia harus lebih akfit lagi dalam mengembangkan perekonomian di indonesia. Dan kita sebagai generasi bangsa bisa melakukan hal yang bisa menguntungkan negara seperti kita mengikuti lomba internasional. Dan kita juga bisa menguasai pasar dunia agar perekonomian kita tidak terpuruk lagi.

Minggu, 15 Maret 2015

Tentang diriku



Nama saya ELSI INDRIYANI, saya lahir di jakarta 1 Mei 1995. Saya anak ke 4 dari 7 bersaudara yang terdiri dari 3 kakak dan 3 adik. Saya tinggal di daerah kebon jeruk jakarta barat, saya masih tinggal dengan keluarga saya. Sekarang saya menginjak usia kepala dua yaitu 20 tahun. Saya pernah sekolah di TK DINNA, SDN 08 PAGI KEBON JERUK, SMPN 127 JAKARTA, dan SMA AL- KAMAL. Dan sekarang sedang melanjutkan studi di universitas gunadarma dengan mengambil jurusan sistem informasi.
Kalau ngomongin kekurangan dan kelebihan yang ada di dalam diri saya sebenernya kurang suka. Karena ini tugas mau gimana lagi. Pertama kita ngomongin kekurangan saya dulu, nama manusia pasti tidak ada yang sempurna kan ya. Begitu juga dengan saya yang begitu banyak kekurangan nya. Menurut saya kekurangan dalam diri saya adalah masih belum dewasa, karena saya masih seperti anak kecil yang dalam menyelesaikan masalah selalu dengan emosi. Dan saya juga salah satu orang yang punya penyakit pelupa, seperti nya penyakit ini turunan karena papa dan kaka saya juga pelupa hanya kita bertiga yang selalu pelupa tapi menyalahkan orang lain. Dan kalau kata temen saya, saya itu orangnya teledor dan suka cereboh dalam melakukan hal-hal. Jadi kekurangan yang ada dalam diri saya begitu banyak tapi tidak semua kekurangan dapat kita ketahui sendiri terkadang kita tau dari sahabat kita. Dan dari kekurangan tersebut kita mengetahui bahwa manusia itu tidak ada yang sempurna.
                Tuhan kita menciptakan manusia itu berpasangan seperti jodoh kita yang di tentukan, nah kekurangan juga pasti ada pasangan nya yaitu kelebihan. Tuhan kita pasti memberikan kelebihan pada diri kita masing-masing.  Dan tapi bagaimana kita untuk mengasah kemampuan yang ada pada diri kita sendiri. Seperti saya dulu sewaktu SD saya mempunyai kemampuan jadi atlet, saya sudah mengikutin perlombaan dan lumayan hasil nya. tapi di satu sisi ayah saya tidak suka anak nya menjadi atlet jadi saya berhenti dan tidak melanjutkan lagi. Padahal kalau saya memaksa kan diri untuk tetap ikut mungkin saya sekarang jadi seorang atlet. Tapi biarlah yang lalu biarlah berlalu dan cari kelebihan yang lain. Sebenernya saya cinta dunia olah raga, saya mengikuti badminton, sepak bola dan basket. Tapi dari semua itu ayah saya tidak ada yang mendukung. Jadi saya meninggalkan itu semua dan mengikuti dan mengikuti ayah saya supaya saya jadi wanita yang kalem.
                Jadi itu kelebihan yang saya miliki dan untuk yang mempunyai kelebihan sebaik nya di kembangan biar tidak jadi penyesalan ke depannya. Dan yang masih banyak kekurangan nya lebih baik mensyukuri kekurangan yang ada karena dari kekurangan tersebut mungkin bisa jadi suatu kelebihan yang ada pada diri kita. Jadilah orang yang selalu mensyukuri apa yang ada pad diri kita dan memperbaiki kesalahan dan kekurangan yang ada.
SELESAI!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!